Cara Cepat Menurunkan Hipertensi

Mereka yang terdiagnosa penyakit hipertensi cenderung mengharuskan untuk mengkonsumsi obat-obatan secara rutin untuk mengawasi tekanan darah. Namun dengan konsumsi obat antihipertensi haruslah diimbangi dengan melakukan penerapan dan disiplin terhadap asupan makanan yang rendah sodium maka tekanan darah tinggi dapat dikendalikan dan diturunkan.

Menurut Matthew Burg, PhD, Beliau adalah seorang professor dari Columbia University Medical Center di New York. Beliau mengatakan, bahwa siapa saja memiliki risiko terserang hipertensi, mereka yang memiliki sakit darah tinggi atau hipertensi ini harus menjalin kerjasama yang baik antara pasien dengan dokter dan mencoba berbagai upaya yang mungkin dapat membantu menurunkan tekanan darah tanpa melibatkan obat farmakologis (obat-obatan antihipertensi).

Dengan kata lain, masih banyak upaya yang dapat dilakukan dalam menurunkan hipertensi tanpa harus mengkonsumsi obat-obat medis dengan cara sederhana hanya dengan menerapkan pola hidup sehat dan seimbang terhadap asupan makanan, olahraga rutin dan menghindari jenis makanan tertentu.

Piramida makanan untuk penderita hipertensi

Berikut ini ada beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi, diantaranya adalah :

1. Olahraga

Untuk menurunkan tekanan darah tinggi cukup dengan melakukan olahraga per session 30 menit dalam 2-3 kali seminggu. Dengan melakukan olahraga yang sesuai dengan kemampuan tubuh dan kondisi tubuh, dapat menurunkan tekanan darah tinggi secara signifikan.

Olahraga ringan yang dapat dilakukan untuk menurunkan tekanan darah tinggi ini dapat melakukan jenis olahraga atau olah fisik (latihan fisik) misalnya dengan latihan senam aerobik dapat menurunkan tekanan darah sistolik, berjalan, berlari, berenang dan bersepeda.

2. Konsumsi pisang

Menurut penelitian dari Dietary Guidelines for Americans, mereka yang mengidap hipertensi harus selalu memenuhi kebutuhan kalium dalam diet sehat untuk menurunkan hipertensi. Orang dewasa harus memenuhi kebutuhan kalium kurang lebih 4.700 mg per hari. Kalium mampu menangkal efek buruk dari sodium.

Sumber kalium ada dalam beberapa jenis makanan seperti pisang (422 mg), kentang panggang dengan kulit (738 mg), jus jeruk (496 mg per cangkir), dan yogurt tanpa lemak atau rendah lemak (531-579 mg per 8 ons).

3. Kurangi asupan garam

Seseorang yang memiliki tekanan darah ringan, sedang atau berat tetap harus melakukan pola diet mengurangi atau membatasi asupan makanan yang banyak mengandung garam (sodium) misalnya dalam 1 hari mengkonsumsi makanan yang mengandung garam berjumlah 1.500 mg menjadi 600 mg sehari.

4. Berhenti merokok

Meskipun rokok bukan merupakan penyebab utama namun rokok mengakibatkan beberapa kerusakan pada organ tubuh dan mengganggu tingkat kesehatan tubuh. Rokok menyebabkan seseorang yang tadinya tidak memiliki hipertensi berpeluang mengidap hipertensi. Dengan berhenti merokok dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi secara bertahap dan tentunya dapat menghindari risiko dari penyakit lainnya.

5. Menurunkan berat badan

Memilliki berat badan berlebih dapat juga dijadikan suatu alasan seseorang memiliki risiko mengidap hipertensi. Kelebihan berat badan yang identik dengan kelebihan kalori dan lemak dalam tubuh dapat menghambat kerja organ jantung dalam memompa dan mengalirkan darah ke seluruh organ tubuh. Hal ini yang mengakibatkan seseorang terkena mengalami tekanan darah. Sehingga memacu jantung lebih keras dan cepat. Jagalah berat badan dalam ukuran berat badan yang ideal dan seimbang.

6. Hindari atau mengurangi minuman beralkohol

Minuman alkohol juga dapat dijadikan salah satu alasan untuk menghindari minuman beralkohol demi kesehatan tubuh. Mereka yang gemar mengkonsumsi minuman beralkohol memiliki risiko yang lebih besar terserang hipertensi. Hindari minuman beralkohol sejenis tuak, bir, wiski dan minuman dengan ragi tinggi, merupakan cara efektif dalam menjaga tekanan darah tetap normal.

7. Mengolah stress

Stress dapat memacu suatu penyakit, stress juga dapat meningkatkan tekanan darah seseorang menjadi meningkat. Oleh karenanya, kelola stress anda dengan baik dengan melakukan relaksasi aromaterapi, atau diisi dengan liburan yang menenangkan pikiran.

8. Yoga

Yoga yang menjadi salah satu latihan fisik yang dapat mengatur pikiran, mengelola stress dan dapat menormalkan tekana darah. Menurut sebuah studi di India, menyebutkan bahwa dengan melakukan yoga, seseorang dapat melatih pernapasan dan mengurangi tekanan darah dengan cara kerja mempengaruhi efek dari sistem saraf otonom dengan mengatur denyut jantung, saluran pencernaan dan fungsi organ tubuh lainnya.

9. Jauhi kafein

Minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh disarankan untuk dibatasi dalam konsumsi makanan atau minuman sehari-hari. Walaupun sebenarnya kopi atau teh merupakan salah satu jenis minuman yang sangat baik untuk menjaga kondisi tubuh, teh yang memiliki antioksidan yang baik bagi tubuh dan kopi yang juga bermanfaat bagi tubuh yang mampu memberikan rasa rileks pada pikiran.

Oleh karenanya batasi konsumsi minuman yang mengandung kafein dengan dosis dan takaran teratur untuk kopi dan teh cukup 1 cangkir = 100 ml setiap hari ketika pagi hari.


=====================================

>>> Kapsul Cellery Membantu Mencegah, Mengatasi dan Mengobati Hipertensi (Darah Tinggi), Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>